Cara Baca Alquran Dengan Benar Harus Paham Ini Dulu!

Cara Baca Alquran Dengan Benar Harus Paham Ini Dulu!

Bagaimana cara baca alquran dengan benar? Apakah harus dengan suara meliuk-liuk? Mempelajari Alquran merupakan sebuah perjalanan baru yang tidak bisa di lakukan dengan buru-buru. Ibarat orang naik motor kita perlu tahu rambu-rambunya, kapan harus berhenti kapan harus berhati-hati.

Namun, seringkali banyak yang salah paham dengan konsep membaca al quran yang “baik dan benar” , patokan yang tidak tepat membuat Anda kewalahan. Ini wajib di pahami banyak yang belajar baca alquran namun tutorial yang pertama kali di lihat adalah bacaan profesional yang di bawakan oleh Muzammil Hasballah atau Ust. Hanan Attaki yang suaranya tinggi.

Bukan berati tidak boleh ikut-ikutan, namun hal yang penting dalam prinsip cara baca alquran dengan benar adalah bagaimana kalian memposisikan diri. Mempelajari Alquran membutuhkan proses, cara baca alquran yang benar tidak harus menggunakan standar qori yang sudah ahli. Hal yang paling utama adalah bagaimana Anda melafalkan makhraj huruf. Berkaitan dengan pemahaman mengenai harakat, panjang pendek atau ketukan masing-masing harakat, serta tajwid.

Ya, pikirkan irama atau nada untuk urusan nanti. Itu sudah tingkat lanjut, kita mulai dari bagian yang paling mendasar terlebih dahulu. Mari pahami makhorjiul huruf, serta membedah masing-masing yang berkaitan dengan hal tersebut.

Mengenal Makhorjiul Huruf

Makhraj huruf adalah ilmu mengenai bagaimana cara baca alquran dengan benar termasuk huruf hijaiyah yang di ucapkan. Terdapat dua cara untuk mengenali makhraj huruf. Adapun metode yang pertama yaitu dengan mensukunkan kemudian memasukkan huruf yang berharakat sebelumnya. Kemudian, cara kedua mentasydid-kan huruf kemudian memasukkan huruf yang berharakat sebelumnya.

Makhorijul Huruf Hijaiyah

Istilah ini di temukan pada buku modul praktikum pembelajaraan Al Quran Zainol Hasan dan Moh Afandi. Setidaknya makhorjiul huruf terbagi menjadi lima. Berikut penjelasan lebih lengkapnya.

1. Hidung atau Khoisyum (الخَيْشُوْمُ)

Ini adalah makhorijul huruf pertama yang di lafalkan lewat hidung. Biasanya hanya di gunakan untuk bacaan ghunnah. Huruf-hurufnya terdiri dari nun bertasydid, mim bertasydid ( مّ ), nun sukun ( نْ ).

Selain itu makhorjiul huruf khoisyum juga berlaku untuk bacaaan idghom bighunnah, iqlab, dan ikhfa haqiqi, serta mim sukun yang bertemu dengan mim atau ba.

2. Rongga atau Al-Jauf (الجَوْفُ)

Makhraj yang kedua adalah al jauf yang keluar lewat kerongkongan. Secara umum keluarnya huruf ini berlaku untuk hukum bacaan mad yang terdiri dari alif ( ا ), wawu ( و ), dan ya’ (ي).

3. Antara Dua Bibir atau Syafatain (الشَّفَتَيْنِ)

Ketiga ada makhraj yang keluar di antara dua bibir. Makhraj ini di bagi menjadi dua yaitu bibir atas dan bibir bawah dalam keadaan tertutup. Tempat keluarnya huruf ba’ (ب) dan mim (م). Bibir atas dan bibir bawah dalam keadaan membulat atau monyong. Tempat keluar huruf wau (و).

Sedangkan yang kedua yaitu makhraj ketika bibir bawah bagian dalam dengan ujung gigi atas. Tempat keluar huruf fa’ (ف).

4. Mulut atau Fammun (اللِّسَانُ)

Makhorjiul ke empat adalah pengucapan yang keluarnya dari mulut atau lisan. Ini mungkin salah satu makhraj dengan huruf yang cukup banyak, jumlahnya bisa mencapai 10 adapun beberapa di antaranya yaitu qof (ق), kaf (ك), jim (ج), syin (ش), ya’ (ي), dho (ض), lam (ل), nun (ن), ro (ر), da (د), ta’ (ت), tho’ (ط), shod (ص), sin (س), za (ز), dzho (ظ), tsa (ث), dan dzal (ذ).

5. Tenggorokan atau Al-Halq ( الْحَلْقِ)

Makhraj terakhir adalah al halq yang pengucapannya lewat tenggorokan. Adapun untuk huruf-huruf dan bagiannya sebagai berikut.

  • Suara keluar melalui pangkal tenggorokan: hamzah (ء) dan ha’ (هـ),
  • Suara keluar melalui pertengahan tenggorokan: ha’ ( ح ) dan ‘ain ( ع )
  • Suara keluar melalui ujung tenggorokan: gho ( غ ) dan kho’ ( خ )

Tantangannya bukan sekadar menghafal, melainkan persoalan makhorjiul huruf ini adalah tentang bagaimana kalian dapat mengucapkan suatu huruf dengan benar sesuai dengan hukumnya. Ya, butuh waktu yang cukup lama untuk bisa membaca alquran dengan “baik dan benar” jadi sebelum memperindah bacaan melalui penggunaan irama sebaiknya Anda pahami terlebih dahulu sistem makhorjiul tersebut.

Sebaiknya yang dipelajari makhorjiul terlebih dahulu baru nanti lanjut belajar tajwid pemula. Bisa di katakan ini adalah kunci utama cara baca alquran dengan benar. Kuasai hal ini maka bacaan Alquran Anda akan lebih baik dari waktu ke waktu. Jika hal ini sudah di kuasai dengan baik maka Anda bisa mulai mempelajari irama membaca alquran. Mau pakai suara yang meliuk-liuk juga tidak masalah asalkan kalian kuasai dulu makhorjiul hurufnya.

Ingin lebih mudah menguasai makhorjiul huruf? Mari bergabung dengan les privat mengaji online bersama RQB cara baca alquran dengan benar dan lancar. Pendaftaran bisa kapan saja, hubungi admin untuk proses registrasi cepat dan mudah via Whatsapp ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *